Detik Artikel - Di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman: "Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo'a: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni'mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." (QS. Al-Ahqaaf: 15).
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (supaya berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu." (QS. Luqman: 14).
Abu Hurairah r.a. berkata, seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya: “Ya Rasulullah, siapakah yang berhak untuk aku layani (untuk aku patuhi)?” Jawab Rasulullah: “Ibumu!." Kemudian siapa?” Jawab Rasulullah: “Ibumu!." Kemudian siapa?” Jawab Rasulullah: “Ibumu!." Kemudian siapa?" Jawab Rasulullah: “Ayahmu!." (H.R. Bukhari-Muslim).
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu'min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS. Ibrahim: 41).
"Dan Kami perintahkan kepada manusia (supaya berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu." (QS. Luqman: 14).
Abu Hurairah r.a. berkata, seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya: “Ya Rasulullah, siapakah yang berhak untuk aku layani (untuk aku patuhi)?” Jawab Rasulullah: “Ibumu!." Kemudian siapa?” Jawab Rasulullah: “Ibumu!." Kemudian siapa?” Jawab Rasulullah: “Ibumu!." Kemudian siapa?" Jawab Rasulullah: “Ayahmu!." (H.R. Bukhari-Muslim).
“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu'min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS. Ibrahim: 41).
EmoticonEmoticon